Selasa, 14 Februari 2012

bapakku seorang........

Ahhh......................................
aq ngak suka ayah yang seperti ini.
gimana nanti kalo aku harus ngomong di depan kelas besok kan ada tugas tentang "apa pekerjaan orang tuaku" di depan kelas besok,ya ampun nak,kenapa harus malu,kan pekerjaan ayahmu ngak haram kan pekerjaan ayahmu kan halal,memang sih bukan seperti orang-orang lain,tapi pekerjaan orang tuamu jauh lebih penting untuk semua orang"kata ibu sambil mengusap kepala si anak tersebut.lalu si bapak pulang dan si bapak mengucapkan "assalamualaikum" ,si anak menjawab dengan ketus dan pergi ke kamarnya,"kenapa dia" tanya bapak,"dia malu besok harus maju ke depan dan cerita tentang pekerjaan bapak" sambil masuk ke dapur dan membuat teh hangat dan di berikan kepada bapak,"kalo gitu biar bapak yang ngasih tahu" sambil meneguk teh  hangat tersebut.

Setelah mandi si bapak hendak masuk ke kamar si anak dan melihat si anak sedang terisak,mungkin dia akan sangat malu apa yang akan dikatakan teman-teman bila dia bercerita tentang pekerjaan si bapak."kenapa nak?,kok sedih"si bapak mendekati dan mencoba duduk di sampingnya,tapi si anak mencoba menghindari dan berkata "kenapa bapak kerja seperti itu,apa ngak ada kerjaan lain apa?" kata si anak sambil menjauh dari si bapak,"ya,bapak emang kerja seperti ini,tapi itu semua buat kamu,memang bapak ngak kerja seperti temanmu,saya bukan pelawak,yang membuat orang senang,tapi pekerjaan bapak membuat orang bahagia untuk lingkungan mereka,bapak bukan dokter,yang bertugas menymbuhkan orang,tapi bapak bertugas agar orang di sekitar tidak sakit dan harus pergi ke dokter kan"kata si bapak dengan percaya diri,"bapak melakukan ini agar kamu ngak seperti bapak,agar anak kamu ngak akan mengatakan hal yang sama seperti kamu" kata si bapak lagi dan mencoba mengusap kepala si anak dan memeluk si anak,"bapak sayang sama kamu nak,dan bapak akan melakukan apa saja agar kamu dapat yang terbaik dan...........","ngak perlu pak"kata si anak,"saya sudah cukup bangga dengan pekerjaan bapak","ternyata pekerjaan bapak memang yang terbaik"kata si anak tersebut dan mulai tersenyum dan si bapak pergi dari kamar tersebut karena si anak ingin tidur.

keesokan harinya..................................

si anak mulai takut lagi akan apa terjadi jika dia mengatakan pekerjaan si bapak,sampai akhirnya dia di panggil untuk maju ke depan,"umm..............","sebentar ya bu......"dia pergi ke mejanya dan mengambil sebuah foto dan dia maju ke depan"pekerjaan bapakku bukan dokter,bukan orang penting,dan bukan orang yang korupsi,tapi bapakku bekerja sebagai.........",lalu dia menunjukan foto yang ternyata foto si bapak,terlihat si bapak sudah tua,dan berpakaian seperti pasukan kuning,lalu dia berkata dengan lantang"INILAH PEKERJAAN BAPAKKU,SEORANG TUKANG SAMPAH................,DIA BUKAN DOKTER,TAPI DIA BERTUGAS MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN AGAR TIDAK ADA ORANG YANG SAKIT,MEMANG BAPAKKU BUKAN ORANG PENTING,TAPI BAGIKU PEKERJAAN BAPAKKU ADALAH PEKERJAAN YANG PALING PENTING BAGI AKU,DAN ORANG YANG DISEKITARNYA,JADI AKU BANGGA DENGAN PEKERJAAN BAPAKKU"
lalu dia melihat teman-teman dan gurunya,ternyata si guru tersebut terharu dan memberikan tepuk tangan yang disusul oleh teman-teman dan dia tersenyum dan berkata dalam hati"terimakasih bapak"
ternyata bukan teman dan gurunya yang mendengar,ternyata ada si bapak mengintip dari belakang dan berkata"iya nak,memang pekerjaan si bapak yang terbaik" sambil terisak dan pergi melanjutkan pekerjaan si bapak.

"Semua pekerjaan itu baik,tapi yang lebih baik dimana pekerjaan itu diakui oleh seseorang dimana pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang terbaik"

terimakasih 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar